MY FAVORITE IDOL

MY FAVORITE IDOL

Senin, 28 November 2011

Masyarakat desa dan perkotaan

1. Pengertian Desa

Desa adalah suatu wilayah yang ditempati oleh sejumlah penduduk sebagai kesatuan masyarakat hukum, yang mempunyai organisasi pemerintahan terendah, langsung di bawah camat dan berhak menyelenggarakan rumah tangganya sendiri dalam ikatan negara kesatuan Republik Indonesia


2. Pengertian Kota

Kota adalah suatu sistem jaringan kehidupan manusia dengan kepadatan penduduk yang tinggi, strata sosial ekonomi yang heterogen, dan corak kehidupan yang materialistik.

ciri ciri masyarakat kota adalah
- individual
yaitu cnderung memikirkan urusannya sendiri dan enggan mencampuri urusan orang lain pergaulannya pub terbatas dengan kelompok nya sendiri misal teman sekolah atau teman diklub tertentu saja

- heterogen
masyarakat terdiri dari beragam suku semuanya berkumpul bersama dengan tujuan bergam, berkerja berkuliah dan lain lain tidak hanya suku tetapi juga penidikan, agama status sosial dan karakter

- daya saing yang tinggi
biasanya para penduduk desa banyak yang melakukan urbanisasi ke kota ntuk menaikan taraf hidup karena dikota menjanjikan taraf hidup yang tunggi maka dari itu daya saingnya dikota tinggi

- banyak profesi
dikota jenis jenis profesi sangat beragam tentunya profesi dengan keahlian masing masing

- matrealistik
sebagian orang dikota mata duitan hal ini dipengaruhi oleh tingkat persaingan yang tinggi dan untuk mendapatkan hal tersebut dibutuhkan pengorbanan yang besar


Ciri masyarakat desa

- Gotong royong
didesa erat sekali hubungan keluargaannya maka timbul rasa gotong royong

- homogen
masyaraat desa basanya terdiri dai satu uku saja kebanyakan masih bersaudara satu sama lain

- daya saing rndah
karena sifat kekeluargaan itu lah tidak ada keinginan bagi masyarakat untuk bersaing terlalu ketat dan sangat menjunjung tiggi relasi atau hubungn dan persaingan akan menghancurkan hubungan kekeluargaan

- profesi yang sedikit dan sejenis
karena masyarakat disana tidak sebanyak dikota maka profesinya tidak terlalu banyak

Ada beberapa ciri yang dapat dipergunakan sebagai petunjuk untuk membedakan antara desa dan kota. Dengan melihat perbedaan perbedaan yang ada mudah mudahan akan dapat mengurangi kesulitan dalam menentukan apakah suatu masyarakat dapat disebut sebagi masyarakat pedeasaan atau masyarakat perkotaan.

Ciri ciri tersebut antara lain :
1) jumlah dan kepadatan penduduk
2) lingkungan hidup
3) mata pencaharian
4) corak kehidupan sosial
5) stratifiksi sosial
6) mobilitas sosial
7) pola interaksi sosial
8) solidaritas sosial
9) kedudukan dalam hierarki sistem administrasi nasional

Jumat, 18 November 2011

Pada postingan kali ini saya akan menjelaskan tentang pelapisan sosial dan kesamaan derajat....

PELAPISAN SOSIAL

Pengertian, masyarakat terbentuk dari individu-individu. Individu-individu yang terdiri dari berbagai latar belakang yang akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dari kelompok-kelompok social. Hal tersebut mengakibatkan terbentuknya suatu pelapisan masyarakat atau masyarakat yang berstrata.

Pelapisan Sosial biasa disebut juga dengan Social Stratification. Istilah Strtifikasi atau Stratification berasal dari kata STRATA atau STRATUM yang berarti LAPISAN. Sejumlah individu yang mempunyai kedudukan (status) yang sama menurut ukuran masyarakatnya, dikatakan berada dalam suatu lapisan atau stratum.
Definisi pelapisan sosial dari beberap ahli
• Pitirim A. Sorokin
“Pelapisan masyarakat adalah perbedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas yang tersusun secara bertingkat (hierarchis).”

• Theodorson Dictionary of Siciology
“Pelapisan masyarakat berarti jenjang status dan peranan yang relative permanent yang terdapat di dalam system social (dari kelompok kecil sampai ke masyarakat) di dalam hal pembedaan hak, pengaruh, dan kekuasaan.


Pada dasarnya pelapisan masyarakati bisa dilogika kan bahwa masyarakat dilukiskan sebagai sebuah kerucut atau piramida, dimana lapisan bawah adalah paling lebar dan lapisan ini menyempit ke atas.

Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhubungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dari seluruh system pelapisan social masyarakat kuno. Seluruh masyarakat memberikan sikap dan kegiatan yang berbeda kepada kaum laki-laki dan perempuan. Tetapi hal ini perlu diingat bahwa ketentuan-ketentuan tentang pembagian kedudukan antara laki-laki dan perempuan yang kemudian menjadi dasar daripada pembagian pekerjaan, semata-mata adalah ditentukan oleh system kebudayaan itu sendiri.

contohnya
1) Adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri.
2) Adanya pembedaan standar ekonomi dan di dalam ketidaksamaan ekonomi itu secara umum.

PROSES TERJADINYA PELAPISAN SOSIAL
Dalam proses terjadinya pelapisan sosial tidak terjadi semata mata karena keajaiban berikut ulasanya

1. Terjadi dengan sendirinya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyrakat itu sendiri. Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya, pengakuan-pengakuan terhadap kekuasaan dan wewenang tumbuh dengan sendirinya.

Pada pelapisan yang terjadi dengan sendirinya, maka kedudukan seseorang pada sesuatu strata atau pelapisan adalah secara otomatis, misal karena pemilikan kepandaian yang lebih

2. Terjadi dengan disengaja
System pelapisan yang disusun dengan sengaja ditujukan untuk mengejar tujuan bersama. Di dalam system pelapisan ini ditentukan secara jelas dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang. Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaan ini maka di dalam organisasi itu terdapat keteraturan sehingga jelas bagi setiap orang di tempat mana letaknya kekuasaan dan wewenang yang dimiliki dan dalam suatu organisasi baik secara vertical maupun secara horizontal.

Contoh pelapisan yang dibentuk dengan sengaja adalah dalam organisasi pemerintahan, organisasi partai politik, perusahaan besar, perkumpulan-perkumpulan resmi, dan lain-lain.
Intinya
Pelapisan masyarakat dibagi menjadi beberapa kelas :
• Kelas atas (upper class)
• Kelas bawah (lower class)
• Kelas menengah (middle class)
• Kelas menengah ke bawah (lower middle class)

Beberapa teori dari para ahli tentang pelapisan masyarakat saya cantumkan di sini :
1) Aristoteles mengatakan bahwa di dalam tiap-tiap Negara terdapat tiga unsure, yaitu mereka yang kaya sekali, mereka yang melarat sekali, dan mereka yang berada di tengah-tengahnya.

2) Prof. Dr. Selo Sumardjan dan Soelaiman Soemardi SH. MA. menyatakan bahwa selama di dalam masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargai olehnya dan setiap masyarakat pasti mempunyai sesuatu yang dihargai.

3) Vilfredo Pareto menyatakan bahwa ada dua kelas yang senantiasa berbeda setiap waktu yaitu golongan Elite dan golongan Non Elite. Menurut dia pangkal dari pada perbedaan itu karena ada orang-orang yang memiliki kecakapan, watak, keahlian dan kapasitas yang berbeda-beda.

kesimpulan yang saya terima dari artikel yang saya kutip dari sumber terpercaya adalah dalam pelapisan masyarakat terbagi menjadi lapisan-lapisan social, yaitu :
a. ukuran kekayaan
b. ukuran kekuasaan
c. ukuran kehormatan
d. ukuran ilmu pengetahuan


KESAMAAN DERAJAT

Kesamaan Derajat Warga Negara dalam kesamaan derajat ini sudah diatur dalam UUD 45 yaitu

1. Pasal 27
• ayat 1, berisi mengenai kewajiban dasar dan hak asasi yang dimiliki warga negara yaitu menjunjung tinggi hukum dan pemenrintahan
• ayat 2, berisi mengenai hak setiap warga negara atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan

2. Pasal 28, ditetapkan bahwa kemerdekaan berserikat dan berkumpul, menyampaikan pikiran lisan dan tulisan.

Kesamaan derajat adalah sifat perhubungan antara manusia dengan lingkungan masyarakat umumnya timbal balik artinya orang sebagai anggota masyarakat mempunyai hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadap pemerintah negara


inti dari semuanya adalah kita semua sama diciptakan dala keadaan yang suci dan kita seharusnya membangun rasa toleransi dan tidak membeda bedakan satu sama lainnya baik si kaya maupun si miskin si pintar dan sibodoh si jelek dan si cakep kita semua sama sama makan nasi jadi tidak ada alasan kalau kita berbeda secara harfiah dan salah satu keuntugan dari toleransi adalah pastinya kita akan saling menghargai satu sama lain, menghargai hak dan kewajiban masing dengan begitu kehidapan damai pun akan tercipta diantara kita.

Walaupun yang namaanya pelapisan sosial itu tidak dapat dihindari, kita tetap harus bersifat dewasa dan komitmen dengan adanya kesamaan derajat di antara kita btul tidaaak (Y)

opini saya
sebaiknya tentang perbedaan derajat itu harus dihilangkan mungkin butuh waktu tapi hasilnya yang kita dapat adalah kedamaian dan ketenangan dalam bersosialisasi jadi respect for your better future and tolreant everafter

Source:
- Modul ISD universitas Gunadarma.
- UUD 1945 Amandemen.
- http://community.gunadarma.ac.id/blog/vi…
- http://wasnudin.blogdetik.com

Kamis, 10 November 2011

WARGA NEGARA DAN NEGARA

Negara sebagai suatu identitas adalah sesuatu yang abstrak, yang tampak adalah unsur-unsur negara yang berupa rakyat, wilayah, dan pemerintah. Salah satu unsur negara adalah rakyat. Rakyat yang tinggal diwilayah negara menjadi penduduk negara yang bersangkutan. Warga negara adalah bagian dari penduduk suatu negara. Warga negara memiliki hubungan dengan negaranya. Kedudukannya sebagai warga negara menciptakan hubungan berupa peranan, hak dan kewajiban yang bersifat timbal balik. Kewarganegaraan memiliki keanggotaan yang menunjukkan hubungan atau ikatan anatara negara dengan warga negara(dikutip dari salmonfry.wordpress.com)

sifat negara yaitu memaksa, memonopoli, dan mencakup semua

unsur negara meliputi
a. konstitutif
- wilayah
- penduduk
- pemerintah
- kedaulatan

b. deklaratif
- adanya tujuan negara
- adanya UUD
- adanya pegakuan dari negara lain
- masuknya negara dalam PBB

Warga Negara merupakan anggota sebuah Negara yang mempunyai tanggung jawab dan hubungan timbale balik terhadap negaranya. Seseorang yang diakaui sebagai warga Negara dalam suatu Negara haruslah ditentukan berdasarkan ketentuan yang telah disepakati dalam Negara tersebut.

Dalam bernegara pasti tidak kan pernah luput dari permasalahan antar negara dan warga negaranya salah satu contoh aalah penyampaian aspirasi warga negara untu megkritik dan memberi masukkan kepada negara supaya lebih maju terkadang diacuhkan dan lebih parahnya lagi saat rakyat sudah berkorban dengan melaksanakan demo panas panas an pemkot tidak mau mendengar aspirasi mereka dan jadilah anarkisme dimana mana sebaiknya pemerintah lebih menghargai penpat atau aspirasi rakyat dan mengajukannya atau memprtimbangkannya jangan pilih kasih

Hukum tentang warga negara diatur dalam pasal 4 UU RI No.12 Tahun 2006 tentang kewarganegaraan, terdapat ketentuan baru mengenai warga negara Indonesia. Misalnya sebelum UU ini berlaku, perempuan WNI yang menikah dengan laki-laki WNA, anak yang lahir akan mengikuti kewarganegaraan ayahnya. Namun sekarang, kewarganegaraannya tidak berbeda (tetap menjadi WNI). Adapun ketentuan menjadi WNI berdasarkan ketentuan UU tersebut adalah sebagai berikut:
1. setiap orang yang berdasarkan peraturan perundangan dan/atau berdasarkan
perjanjian pemerintah RI dengan negara lain sebelum Undang-Undang ini berlaku
sudah menjadi WNI.
2. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah dan ibu WNI.
3. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah WNI dan ibu WNA.
4. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ibu WNI dan ayah WNA.
5. Anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI, tetapi ayahnya
tidak mempunyai kewarganegaraan atau hukum asal ayahnya tidak memberikan
kewarganegaraan kepada anak tersebut.
6. Anak yang lahir diluar perkawinan yang sah dari ibu WNI, dan jika ayahnya WNA maka
harus disertai pengakuan dari ayahnya.
7. Anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dari
perkawinan yang sah dan ayahnya WNI.
8. Anak yang lahir di wilayah RI yang pada waktu lahir tidak jelas status
kewarganegaraan ayah ibunya. kedudukan warga negara memang sangat menentukan
status warga negara di suatu negara contohnya di indonesia tidak boleh ada yang
memiliki dwi kewarganegaraan atau disebut bipatride
(dikutip dari isramrasal.wordpress.com)

fungsi negara adalah
1. melaksanakan ketertiban
2. melaksanakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat
3. menegakkan keadilan
4. menjaga keamanan dari serangan serangan luar

hubungn negara dan warga negara
a. emosional = mempunyai nasionalisme yang tinggi
b. formal = mematuhi peraturan UUD 45 beserta menjalankan hak dan kewajibannya
c. fungsional = peranan fungsi dan individu

hak dan kewajiban warga negara diatur dalam UUD45 dari pasal 27 sampai 30

Kamis, 03 November 2011

PEMUDA DAN SOSIALISASI

Saya akan menjelaskan bagaimana konsep pemuda pada masa remaja adalah masa transisi dan sangat problematis ,masa ini memungkinkan mereka berada dalam keadaan anomi(keadaan tanpa norma atau hukum) akibat kontradiksi norma maupun orientasi kehidupan

Dalam keadaan seperti itu seringkali muncul perilaku menyimpang atau kecendrungan melakukan pelanggaran. kondisi ini juga memungkinkan mereka menjadi sasaran pengaruh media masyarakat yaitu dengan ajakan ajakan yang kurang baik, sedangkan emosi para pemuda itu masih dikatakan baru belajar jadi merek akan menyerap apa saja informasi yang baru dan akan mengontrolnya setelah merasakan akibatnya

Salah satu ciri-ciri pemuda yaitu mencerna apa saja informasi yang didapat sebelum ditelaah, kecendrungan remaja melahap begitu saja arus informasi yang serasi dengan selera dan keinginan akan informasi yang kadang tidak semestinya didengar dan terkadang informasi tersebut berfungsi tidak semestinya

Pemuda adalah suatu generasi yang dipundaknya terbebani bermacam-macam harapan , terutama dari generasi lainya.hal ini dapat dimengerti karena pemuda diharapkan sebagai generasi penerus , generasi yang harus menjungjung tinggi rasa nasionalis dan melanjutkan perjuangan para tetua terdahulu
contoh kasus nya, Pemuda adalah seseorang yang berpikir bahwa segala hal harus berubah menjadi lebih baik, namun mengetahui bahwa dirinyalah yang harus lebih dulu diubah. Pemuda adalah seseorang yang berpikir bahwa tidak ada yang tidak bisa ia lakukan demi sebuah perubahan kearah yang lebih baik. Pemuda adalah seseorang yang tahu bahwa dipundaknyalah tugas menjaga diri, keluarga, kampung halaman, negara dan agama diletakkan. Tetapi diatas semua itu, Pemuda adalah seseorang yang bertindak dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab dalam melaksanakan itu semua. Karena jika hanya berada di tataran pemikiran tanpa dilanjutkan dengan tindakan atau karya nyata maka dunia tidak akan berubah.

Pengertian Sosialisasi, Sosialisasi diartikan sebagai sebuah proses seumur hidup bagaimana seorang individu mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang meliputi cara-cara hidup, nilai-nilai, dan norma-norma social yang terdapat dalam masyarakat agar dapat diterima oleh masyarakatnya.
Studi Kasus proses sosialisasi banyak ditentukan oleh susunan kebudayaan dan lingkungan sosial yang bersangkutan. Berbeda dengan inkulturasi yang mementingkan nilai-nilai dan norma-norma kebudayaan dalam jiwa individu, sosialisasi dititik beratkan pada soal individu dalam kelompok melalui pendidikan dan perkembangannya. Oleh karena itu proses sosialisasi melahirkan kedirian dan kepribadian seseorang. Kedirian (self) sebagai suatu produk sosialisasi, merupakan kesadaran terhadap diri sendiri dan memandang adanya pribadi orang lain di luar dirinya. Kesadaran terhadap diri sendiri membuat timbulnya sebutan “aku” atau “saya” sebagai kedirian subyektif yang sulit dipelajari.

Jadi hubungan antara pemuda dan sosialisasi sanat berhubungan erat karena pemuda tidaka akan berkembang dan jadi pemuda yang cerdas yang bisa meneruskan misi dan visi dari para tetua apbila mereka tidak pandai dalam bersosialisasi karena dengan bersosialisasi kita akan mengenal dunia diluar ligkungan kita sesuai dengan prinsip yaitu apabila kita menguasai dunia dalam hal ini pengetahuan dan informasi maka kita bisa mempunyai segalanya. maka banyak banyak lah berteman dan berorganisasi tapi ingat sebelumnya kita harus bisa bedakan mana baik dan mana buruk karena tidak banyak hal hal buruk akan menghalangi jalan kita dalam menguasai dunia jadi watch your back because the bad thinng watching on you

Kamis, 27 Oktober 2011

individu keluarga dan masyarakat

assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Nama saya Fhadel Achmad Fadillah saya sekarang adalah seorang mahasiswa di sebuah universitas bernama gunadarma saya hidup bersama dengan keluarga kandung saya. Didalam hubungan antar individu pasti akan ada konflik konflik yang muncul dan didalam diri saya sendiri pun kadang muncul konflik seperti kebimbangan memilih sesuatu atau konflik batin karena banyak pikiran. tidak luput juga orang orang disekitar saya pasti saya memiliki sebuah konflik terhadap mereka saya ambil contoh dari koflik antara saya dan keluarga disetiap kumpulan manusia baik individu terhadap kelompok maupun sebaliknya pasti terdapat konflik yang muncul salah satunya perbedaan pendapat dan pandangan seperti yang saya alami dengan keluarga saya dimana saya diberi batasan yang menurut saya sendiri itu menghambat perkembangan saya dalam bersosialisasi akan tetapi saya berfikir tentang alasan mengapa diberi batasan seperti itu dan akhirnya saya sadar kalau itu tidak baik dan tidak akan pernah baik jadi saya memaklumin saja meskipun saya kadang sedikit emosi karena teman saya kadang memperolok saya dibilang saya anak rumahan tapi saya berfikir maju kedepan apakah itu baik buat saya? ternyata tidak setelah saya melihat teman saya yang terjerumus didalam lubang kegelapan, dan akhirnya saya menyadari kalau apa yang dilarang orang tua itu pasti ada maksud tersendiri mengapa mereka melarang kita karena mereka tau apa yang baik dan tidak baik buat kita
distiap individu dan kelompok masyarakat pasti ada konflik yang terjadi antara individu dan masyarakat atau lingkungan sekitar dan saya pernah mengalaminya yaitu pada saat saya menutup diri saya terhadap masyarakat sekitar yang notabene nya saya belum kenal mereka dan akhirnya sampai sekarang saya belom kenal dengan mereka dan itu menyebabkan saya kurang betah dirumah karena dirumah saya tidak ada teman main selain ade dan XBOX360 yang tercinta
yang selalu membuat saya betah dirumah juga orangtua dan saudarakandung
kesimpulannya adalah disetiap konflik atau permasalahan pasti terdapat suatu hikmah yang baik jadi hadapi konflik itu dengan hati yang lapang dan sabar jangan sampai dalam satu konflik itu bertambah konfliknya dan itu akan menjadi rumit dan susah didapat jalan keluarnya, alangkah baiknya kita mendengar kan pendapat dari beberapa teman dekat mungkin kita dapat menemukan solusinya dari teman atau saudara atau diri sendiri. sekian dari saya apabila ada salah kata atau teks yang tidak nyambung mohon dimaafkan dan dimaklumi karena saya adalah manusia biasa yang tidak sempurna dan ingat dan patuh selalu nasihat orang tua mu
assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

Kamis, 20 Oktober 2011

PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN


Penduduk adalah sekelompok atau banyak kelompok yang mendiami sebuah wilayah tertentu dalam kurun waktu tertentu dan berkembang serta tumbuh dalam wilayah tertentu pula
Masyarakat, apabila kita berbicara tentang masyarakat maka kita juga akan berbicara tentang kebudayaan karena bagaimanapun sekelompok orang yang berkelompok akan menciptakan sebuah kreasi yang akan disebut kebudayaan, menurut Sulo Sudarman sekelompok penduduk yang mendiami sebuah wilayah dan menghasilkan kreasi disebut KEBUDAYAAN dengan begitu definisi kebudayaan adalah kreasi antar individu dalam suatu kelompok dan hasil kreasi tersebut bisa berupa karya cipta atau rasa dengan

PENDUDUK, MASYARAKAT, DAN KEBUDAYAAN adalah sebuah tema yang sangat berhubungan erat satu sama lain dengan definisi bahwa penduduk adalah sekelompok orang yang mendiami suatu wilayah tertentu dan dengan berkumpulnya sekelompok orang yang terus berkembang maka terbentuklah masyarakat diwilayah itu sehubungan terlahirnya masyarakat maka kebudayaan akan muncul dengan sendirinya sehingga bisa dikatakan bahwa masyarakat dan kebudayaan mempunyai hubugan yang saling menetukan satu sama lainnya dengan kata lain sebuah kebudayaan itu adalah hasil dari masyarakat karena kebudayaan itu sendiri muncul dari sebuah interaksi antara individu dan berkembang terus menerus begitu juga sebaliknya kebuayaan juga mendukung adanya sebuah masyarakat, seiring berkembangnya masyarakat kebudayaan juga akan terus berkembang dan akhirnya tumbuh dan berkembang dalam suatu masyarakat dalam perkembangan itu pasti terdapat sebuah pandangan pandangan yang berbeda dan akhirny menciptakan sebuah konflik sebagai contohnya adalah sebagai berikut


penduduk disekitar saya menurut saya yang hidup didekat rumah saya kurang bersosial karena mereka jarang mengadakan acara acara gathering dan anak anak yang sebaya dengan saya pun lebih memilih bermain sendiri dan kebudayaan seperti manja pun beredar disini disekitar rumah saya dan mereka bahkan jarang bermain dengan tetangga sekitar hanya bermain dengan teman sekolah saja, kalau keadaan penduduk dikkelas saya mereka adalah individu yang sangat solid menjunjung tinggi nilai solidarits kebudayaan yang muncul adlah rasa saling prcaya satu sama lain dan persahabatan yang erat antar satu sangat lain susah untuk dipcahkan karena mereka sangat solid saya bangga dengan teman teman saya tetapi disetiap bermasyarakat akan ada konflik maupun beda pandangan dan kepribadian yang menyebabkan konflik

contoh yang kecil adalah perbedaan antara penduduk desa dan penduduk kota disana pasti akan ada perbedaan kepribadian seseorang akan terlihat dari bagaimana dan dimana dia tinggal
contoh real nya adalah dilingkungan saya ada sebagian orang percaya dan mengatakan bahwa kebudayaan bermusik adalah haram hukum nya mungkin bagi orang yang suka musik akan kontra dengan pendapat ini, saya sendiri akan memilih pro dn kontra. kontranya karena saya sendiri suka dengan musik karena itu adalah hiburan yang murah dan pronya adalah musik kadang membuat orang lain lupa akan ibadah atau bahkan mereka lebih mementingkan menyanyikan musik atau memainkan musik bagaimana dengan kitab suci AL-QURAN? APA MEREKA MELUPAKANNYA? terakadang saya bingung dengan sikap mereka apa mereka tidak bisa adil dengan menyisihkan waktu mereka untuk membaca al quran sejam dua jam perhari? apa susahnya menyisihkan waktu untuk membaca al quran bershalawat kepada nabi kenapa mereka sangat berat melakukan itu? apa mereka malu karena tidak bisa?

solusi saya bagi yang pro kalau mendengarkan memainkan musik itu haram, mungkin benar dan mungkin yang dimaksud haram itu apabila tidak pada tempat, waktu yang benar dan tidak semua musik haram contohnya marawis hadroh qosidah dan qori apa itu haram? coba anda para pembaca berpikir dan memberikan jawabannya
Bagi yang kontra mungkin maksudnya anda para musisi dan pendengar setia music harus bisa menyisihkan waktu introspeksi diri dan lebih banyak melakukan hal positif seperti membaca al quran shalawat dan sebagainya bermusik boleh boleh saja asal jangan menyimpang dari aturan ALLAH SWT dan banyak beribadah untuk bekal di akhirat nanti dan juga mendengar kan music sebatas wajar saja jangan sampai melupakan ibadah kepada ALLAH SWT
sekian dari saya apabila ada salah salah kata mohon dimaafkan saya disini tidak menyinggung individu dan instansi atau apapun yang ada didunia luar sana sekian assalamualaikum wr.wb

Jumat, 07 Oktober 2011

ILMU SOSIAL DASAR

TUGAS ILMU SOSIAL DASAR




ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH, Para muslimin dan muslimah, perkenalkan saya Fhadel achmad fadillah selaku penanggung jawab blog ini dan yang menjalankanan serta mengkoordinir segalanya di blog ini saya adalah pribadi menyenangkan dalam segala hal, badan saya agak besar, saya sangat suka mengolah sikulit bundar (bola) dan saya adalah orang yang sangat suka orang yang berpikir dulu sebelum bertindak dan orang yang mempunyai prinsip hidup salah satunya saya sendiri prinsip hidup saya adalah just live like a ride lurus aja dengan sentuhan sentuhan nakal sedikit yang tidak mengubah arah dan tujuan kita yaitu surga nya ALAH SWT yang abadi








,saya tinggal bersama kedua orang tua saya dan ketigasauara kandung saya, Saya adalah anak kedua dari empat bersaudara, Saya sangat suka tempat tinggal saya yang dulu di jakarta daerah kp melayu karena disana saya mempunyai banyak teman dan lingkungan nya sangat sosial sekali tidak seperti disini semua serba individu anak anak yang sebaya dengan saya memilih untuk main dirumah dengan alasan yang menurut saya ga konkrit alhasil saya berteman dengan anak yang umurnya seumur dengan ade saya yang berumur 12 tahun secara keseluruhan saya jadi lebih suka menggurui setiap orang dan agak susah bermain dengan anak sebaya saya dan saya lebih suka menunjukan power yang saya punya kepada orang lemah








Dan perjalanan hidup saya adalah sebagai berikut




pertama hidup saya selama 17 tahun ini alhamdulillah indah dan menyenangkan dari taman kanak kanak sampai sekarang ini, tempat pendidikan yang pertama saya kunjungi adalah taman kanak kanak uswatun hasanah disana saya kurang bersosialisasi karena pribadi saya yang cenderung cengeng lalu setelah lewat masa TK itu saya beranjak ke jenjang sekolah dasar swasta yaitu sd krisna leaknya di otista, jaktim disana saya mulai belajar mengenai sosialisasi disana saya mempunyai beberapa sahabat yang dekat sekali karena swasta jadi tidak pernah ganti kelas jadi saya 6 tahun bersahabat dengan mereka, berlanjut ke jenjang sekolah menengah pertama di sekolah menengah pertama negeri 36 (masih didaerah otista - kp melayu) sewaktu saya smp saya baru merasakan bagai mana indahnya pandangan pertama setelah naik kekelas dua saya mendapat ujian dari allah swt dengan diberikannya teman yang sesat karena pernah suatu hari teman saya mengajak saya untuk cabut sekolah minum2an keras dan merokok untungnya saya tidak mudah terpengaruh jadi saya tidak ikut ikutan seprti mereka paling saya cuma kongkow aja lalu kelas 3 saya masuk kelas unggulan disana persaingan sangat ketat dalam mencari perhatian guru jadi setiap anak berlomba lomba menrik perhatian guru berlanjut ke jenjang SMA disana baru saya mendapatkan arti dari "solidaritas tiada batas" karena teman teman sangat solid dan saling bahu membahu dalam susah dan senang berlanjut ke kelas 2 saya bingung untuk memilih jurusan akhirya saya memilih ipa karena saya sangat suka berlogika ria bukan menghapal sama seperi sebelumnya solidaritas sangat dijunjung tinggi oleh siswa sma saya yaitu sma 100 disana saya juga menemukan bakat saya dalam mengolah kulit bundar bakat saya terus iasah disana dan akhirnya saya bisa seperti sekarang melatih sebagai coachkeeper di salah satu instansi persepak bolaan berlanjut ke kelas 3 disana saya menemukan seorang wanita yang mampu mengerti bagaimana saya dan saya rasa dia yang terbaik dari semuanya dia adalah semangat saya sewaktu SMA dan mendekati UAN saya bekerja keras untuk bisa lulus dan akhirnya lulus dengan sempurna berkat semangat saya dan bantuan dari wanita yang saya sayangi sewaktu sma setelah saya lulus saya mencoba beberapa ujian ujian negeri karena saya tahu kemampuan saya akhirnya saya lebih memilih swasta dan memilih jurusan IT karena saya tertarik dengan logika akhirnya saya memilih gunadarma yang notabenenya bagus dari bibit bebet bobotnya




ini adalah foto saya sewaktu dulu

Senin, 19 September 2011

ADVICE FROM RIDER
dont ride in front of me you are not my leader
dont ride in back of my a** im not your guard
just ride beside me cause you are my brother!!