MY FAVORITE IDOL
Kamis, 03 November 2011
Saya akan menjelaskan bagaimana konsep pemuda pada masa remaja adalah masa transisi dan sangat problematis ,masa ini memungkinkan mereka berada dalam keadaan anomi(keadaan tanpa norma atau hukum) akibat kontradiksi norma maupun orientasi kehidupan
Dalam keadaan seperti itu seringkali muncul perilaku menyimpang atau kecendrungan melakukan pelanggaran. kondisi ini juga memungkinkan mereka menjadi sasaran pengaruh media masyarakat yaitu dengan ajakan ajakan yang kurang baik, sedangkan emosi para pemuda itu masih dikatakan baru belajar jadi merek akan menyerap apa saja informasi yang baru dan akan mengontrolnya setelah merasakan akibatnya
Salah satu ciri-ciri pemuda yaitu mencerna apa saja informasi yang didapat sebelum ditelaah, kecendrungan remaja melahap begitu saja arus informasi yang serasi dengan selera dan keinginan akan informasi yang kadang tidak semestinya didengar dan terkadang informasi tersebut berfungsi tidak semestinya
Pemuda adalah suatu generasi yang dipundaknya terbebani bermacam-macam harapan , terutama dari generasi lainya.hal ini dapat dimengerti karena pemuda diharapkan sebagai generasi penerus , generasi yang harus menjungjung tinggi rasa nasionalis dan melanjutkan perjuangan para tetua terdahulu
contoh kasus nya, Pemuda adalah seseorang yang berpikir bahwa segala hal harus berubah menjadi lebih baik, namun mengetahui bahwa dirinyalah yang harus lebih dulu diubah. Pemuda adalah seseorang yang berpikir bahwa tidak ada yang tidak bisa ia lakukan demi sebuah perubahan kearah yang lebih baik. Pemuda adalah seseorang yang tahu bahwa dipundaknyalah tugas menjaga diri, keluarga, kampung halaman, negara dan agama diletakkan. Tetapi diatas semua itu, Pemuda adalah seseorang yang bertindak dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab dalam melaksanakan itu semua. Karena jika hanya berada di tataran pemikiran tanpa dilanjutkan dengan tindakan atau karya nyata maka dunia tidak akan berubah.
Pengertian Sosialisasi, Sosialisasi diartikan sebagai sebuah proses seumur hidup bagaimana seorang individu mempelajari kebiasaan-kebiasaan yang meliputi cara-cara hidup, nilai-nilai, dan norma-norma social yang terdapat dalam masyarakat agar dapat diterima oleh masyarakatnya.
Studi Kasus proses sosialisasi banyak ditentukan oleh susunan kebudayaan dan lingkungan sosial yang bersangkutan. Berbeda dengan inkulturasi yang mementingkan nilai-nilai dan norma-norma kebudayaan dalam jiwa individu, sosialisasi dititik beratkan pada soal individu dalam kelompok melalui pendidikan dan perkembangannya. Oleh karena itu proses sosialisasi melahirkan kedirian dan kepribadian seseorang. Kedirian (self) sebagai suatu produk sosialisasi, merupakan kesadaran terhadap diri sendiri dan memandang adanya pribadi orang lain di luar dirinya. Kesadaran terhadap diri sendiri membuat timbulnya sebutan “aku” atau “saya” sebagai kedirian subyektif yang sulit dipelajari.
Jadi hubungan antara pemuda dan sosialisasi sanat berhubungan erat karena pemuda tidaka akan berkembang dan jadi pemuda yang cerdas yang bisa meneruskan misi dan visi dari para tetua apbila mereka tidak pandai dalam bersosialisasi karena dengan bersosialisasi kita akan mengenal dunia diluar ligkungan kita sesuai dengan prinsip yaitu apabila kita menguasai dunia dalam hal ini pengetahuan dan informasi maka kita bisa mempunyai segalanya. maka banyak banyak lah berteman dan berorganisasi tapi ingat sebelumnya kita harus bisa bedakan mana baik dan mana buruk karena tidak banyak hal hal buruk akan menghalangi jalan kita dalam menguasai dunia jadi watch your back because the bad thinng watching on you
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar